Mahasiswa yang Tanpa Batok Kepala Itu Ditawarkan Anies Kerja di Pemprov DKI

- Oktober 02, 2019

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menawarkan sesuatu kepada korban kerusuhan aksi mahasiswa di DPR, Faisal Amir.

Anies menyebut perkembangan kondisi mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) itu terus membaik.

“Senang Faisal sudah bisa komunikasi dan sudah ngobrol, sudah bisa duduk walaupun secara medis proses penyembuhannya masih panjang,” ujar Anies di Jakarta Barat, Rabu (2/10).

Faisal juga menyampaikan pesan agar pemerintah hati-hati. Anies pun berjanji akan menyampaikan pesannya tersebut.

“Mungkin Faisal yang tahu (maksud) karena beliau pesan sampaikan ke pemerintah hati-hati. Kalimatnya cuma begitu saja, jadi sampaikan hati-hati, baik nanti saya sampaikan,” jelas Anies.

Faisal juga diminta untuk membantunya di Pemprov DKI usai lulus nanti. Faisal diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Hukum, sehingga akan ada banyak hal yang dapat dipelajari Faisal di Pemprov DKI.

“Saya tanya, kamu bidangnya apa? (Dijawab) bidang hukum. Kalau kamu bidang hukum, bantu-bantu dah saya nanti. Masih kuliah sekarang,” ujar Anies.

“Kalau Anda mau magang, belajar di Pemprov. Kami (akan) banyak belajar banyak,” kata dia.

Baca sebelumnya:

Mahasiswa UAI Korban Aksi Ini Harus Hidup Tanpa Batok Kepala Selama 6 Bulan

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search