Dulu Menjahit Baju Sendiri, Kini Ditunjuk Sebagai Menteri

- Oktober 21, 2019
Mantan Ketua MK Muhammad Mahfud MD mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi menteri dalam kabinet pemerintahan periode 2019-2024. Dia mengaku siap untuk membantu dan mengabdi pada negara.

"Saya tadi dipanggil Pak Presiden. Intinya saya diminta mengisi posisi menteri. Kalau tadi berubah akan dilantik Rabu, pagi sudah dilantik," tuturnya usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).

Sayangnya dia tidak diberi tahu akan menduduki posisi menteri apa. Dia mengaku hanya diajak diskusi mengenai dinamika terkini. Termasuk soal hak asasi manusia (HAM) dan radikalisme.

"Saya tidak diberitahu jabatan apa tapi beliau ajak diskusi kondisi makro. Beliau kasih lihat survei di bidang penegakan hukum. Urusan hukum harus dimotori oleh eksekutif. Soal HAM juga, presiden punya data yang detail. Ada juga soal radikalisme, supaya dipersatukan kembali di dalam keberagaman," ucapnya.

Nama Mahfud MD, saat menjelang Pilpres 2019, santer terdengar menjadi cawapres mendamping Jokowi. Bahkan Mahfud sendiri mengaku sebelumnya telah dihubungi pihak Jokowi untuk menjadi cawapres. Dia pun menyatakan kesiapannya menjalani tugas tersebut.

Segala persiapan sudah disiapkan Mahfud MD, dia bahkan mengaku sudah menjahit baju khusus untuk menghadiri pengumuman dirinya sebagai cawapres Jokowi.

Mahfud harus legowo tak menjadi cawapres walau sudah mempersiapkan diri.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search