Ujung Nasib Kepala BNPB Riau yang Menolak Bantuan Anies

- September 23, 2019

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger dikabarkan terkapar.

Ia mengaku, kondisi kesehatannya menurun dampak dari terpapar kabut asap.

“Hari Kamis, pulang dari Pelalawan. Kondisi saya agak sedikit drop,” ujar Edwar Sanger, Senin (23/9).

Dirinya mendapatkan pertolongan medis berupa bantuan pernapasan. Namun, tidak sampai masuk rumah sakit (RS). “Saya harus dioksigen. kebetulan, anak saya dokter. Jadi dia yang ngerawat,” aku Edwar seperti dilansir Riaupos.co.



Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim 65 orang petugas untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Riau.

Anies melepas 65 orang yang tergabung dalam satgas penanganan karhutla Riau di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). "Saya tegaskan, saudara-saudara berangkat ke sana jangan dipandang pengorbanan, jangan merasa berangkat sebuah beban," ujar Anies.


Saat petugas gabungan itu belum juga berangkat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau langsung menolak. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, mengatakan petugas di Riau sudah cukup memadai dan telah disebar ke berbagai titik api untuk memadamkan karhutla.

"Kita sudah tolak dari kemarin...," ujar Edwar pada Selasa (17/9).

Namun, Edwar tak mengungkapkan lebih jauh ketika ditanya apa rencana detailnya untuk mengatasi karhutla. Padahal, menurut Kepala BNPB Letjen Doni Monardo, Provinsi Riau adalah daerah dengan karhutla terparah pada 2019.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search