Pengakuan Ustaz Yusuf Soal Tangisan Onlinenya Saat Pilpres

- September 23, 2019
Pendakwah yang juga pengasuh PPPA Daarul Quran Ustaz Yusuf Mansur mengaku spontan menangis secara online di media sosial saat pemilihan presiden. Hal itu ia lakukan ketika ada yang menunjuk-nunjuk jari ke pendakwah Ustaz Tengku Zulkarnaen.

"Ya. Dulu saya nangis, saat pilpres. Ada seorang kwn yg nunjuk-nunjuk Kyai Tengku Zulkarnaen. Di TV. Biar gmn, Tengku adalah Kyai. Saya saat itu ga rela. Dan saya membuat video spontan. Agar jgn lah ga punya adab ke kyai. Dan ke siapa aja yg berbeda. Apalagi lbh tua," kata Ustaz Yusuf pada Senin (23/9/2019).

Ia mengaku bahwa dirinya dan anak sulungnya, Wirda Mansur melakukan kesalahan. "Hari ini, saya dan Wirda, salah. Mohon doanya. Semoga yang melihat, mau mendoakan. Biar saya dan Wirda disayang dan dimaafin Allah," ungkap dia.

Loyalis Joko Widodo itu mengatakan menerima semua bentuk nasihat. "Saya terima nasihatnya siapapun. Soal film, saya kembalikan sama Allah dan ke kawan-kawan NU. Saya dan Wirda tetep banyak bersyukur. Keren. Banyak diperhatikan dan diingatkan. Semoga jg bs ditambah: banyak didoakan," ungkap dia.

"Semua bebas bcr dan menulis apa aja. InsyaaAllah kami terima dengan senang hati. Sbb kami percaya, ada ketulusan menjaga agamanya Allah, pesantren, dan dunia santri," ujar dia.
View this post on Instagram

Ya. Dulu saya nangis, saat pilpres. Ada seorang kwn yg nunjuk2 Kyai Tengku Zulkarnaen. Di TV. Biar gmn, Tengku adalah Kyai. Saya saat itu ga rela. Dan saya membuat video spontan. Agar jgn lah ga punya adab ke kyai. Dan ke siapa aja yg berbeda. Apalagi lbh tua. . . Hr ini, saya dan Wirda, salah. Mhn doanya. Semoga yang melihat, mau mendoakan. Biar saya dan Wirda disayang dan dimaafin Allah. . . Saya terima nasihatnya siapapun. Soal film, saya kembalikan sama Allah dan ke kwn2 NU. Saya dan Wirda tetep banyak bersyukur. Keren. Banyak diperhatikan dan diingatkan. Semoga jg bs ditambah: banyak didoakan. . . Salam buat semua kwn di seluruh Indonesia. Semua bebas bcr dan menulis apa aja. InsyaaAllah kami terima dengan senang hati. Sbb kami percaya, ada ketulusan menjaga agamanya Allah, pesantren, dan dunia santri. . . Met AYM pagi. Minim2 shalawat 100, istifghfar 100, tasbih 100. Pagi sore.

A post shared by Yusuf Mansur (@yusufmansurnew) on

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search