Merakit Kebohongan

- September 07, 2019

"Merakit itu ada manualnya. Gak perlu otak. Gitu bong," kata pengamat politik Rocky Gerung pada sebuah cicitan.

"Mereka bahu-membahu merakit kedunguan sendiri, meniru kedunguan junjungannya. Keren, Ndro," kata dia lagi.

Ia membuat kalimat serupa, "Pengen bilang “cuma dirakit di Indonesia”, takut dosa," ungkapnya.

Mantan jubir Prabowo Sandi, Dahnil Simanjutak juga menyinggung soal "merakit".



"Pembohong tidak akan pernah merasa berbohong, karena sudah habit terus "merakit" kebohongan," kata Dahnil pada Sabtu (8/9/2019.

Yang mereka maksud merakit adalah soal isu perakitan mobil Esemka.

Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya, menegaskan mobil Esemka bukan mobil nasional.

"Saya tegaskan ini (mobil Esemka) bukan mobil nasional. Kami orang swasta yang ingin berbisnis di sektor otomotif," kata Eddy di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9).

Mobil Esemka, kata dia, merupakan produk karya anak bangsa. Semangat tersebut yang kemudian membuat PT Esemka berani masuk pasar di tengah banyak kompetitor di bidang otomotif.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search