Empat Pernyataan Angkuh Wakil Ketua DPR di Mata Najwa

- September 26, 2019
Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah sering membuat pernyataan yang menimbulkan kontroversi. Politisi yang dipecat dari partai lamanya karena dinilai tidak taat aturan itu sering menggaungkan bahwa lembaga anti korupsi sebaiknya dibubarkan.

"Sekarang Anda bilang KPK sebagai alat perjuangan, emangnya saya juga nggak mau memberantas korupsi. Bekerjasama dengan Kejaksaan dan Kepolisian itu akan lebih cepat memberantas korupsi," kata FH di acara Mata Najwa pada Rabu (25/9/2019)

Berikut pernyataan Fahri di acara yang dipandu oleh Najwa Shihab yang dinilai angkuh saat mengomentari aksi mahasiswa hingga peran KPK:



1. Mengaku Sering Masuk Kampus

"Saya termasuk politikus yang banyak masuk kampus dan berdialog dengan mahasiswa."

2. Bisa Berantas Korupsi Jika Jadi Presiden

"Saya kalau jadi Presiden, setahun  saya selesaikan pemberantasan korupsi!" 

3. Ingin Membubarkan Lembaga Antikorupsi

"Saya sebagai wakil rakyat. Saya ditanya, kau kasih KPK duit yang banyak, tapi korupsi masih banyak. Bubarkan menurut saya."  

4. Mampu Memberantas Korupsi dalam 5 Tahun

"Menurut saya ini gagal sudah kok, saya kalau disuruh memberantas korupsi ya 5 taun selesai, soal gampang kok. Timor Leste aja bisa, masa bangsa Indonesia nggak bisa?"
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search