Detik-detik BJ Habibie Mengembuskan Napas Terakhir: "Amblas Hati Saya"

- September 12, 2019

"Setiap kali ditanya siapa tokoh favorit yang pernah diwawancara, jawaban saya tidak pernah berubah. Bacharudin Jusuf Habibie," kata jurnalis senior dan presenter berita Najwa Shihab pada Kamis (12/9/2019).

Ia mengaku sangat senang berbincang dengan presiden ketiga RI. Soal segala hal. "Dan saya beruntung dapat banyak sekali kesempatan berbincang dengan Eyang Habibie. Soal cinta, demokrasi, tekhnologi, Indonesia yang berdikari dan harapannya untuk anak-anak muda negeri."

Jika dihitung-hitung, kata dia, tidak kurang dari 10 episode Mata Najwa dan Catatan Najwa yang menghadirkan Eyang Habibie. Setiap interaksi itu, kata dia, selalu berarti. Kedekatan Eyang Habibie dengan ayah Najwa, Quraish Shihab juga membuat hubungan mereka rasanya bukan sekadar seorang wartawan dan narasumbernya tapi lebih dari itu.

Rabu jam 10 pagi Najwa dan ayahnya menjenguk Eyang Habibie di RSPAD Gatot Subroto. Kondisinya sempat membaik saat itu, seperti penjelasan Dokter Vireza Pratama, spesialis jantung yang menemani mereka di ruang CICU. 



"Saya menyaksikan ketika Abi Quraish memegang tangan dan berbisik ke telinga Eyang Habibie, 'Berkah ilmu Pak Habibie yang akan melapangkan jalan Bapak nanti..' Eyang memang sudah tidak bisa menjawab tapi matanya masih bergerak-gerak tanda mengerti, dan tidak lama kemudian Eyang menangis. Amblas rasanya hati saya," ungkap dia.

Jam 18.06 pesan singkat itu masuk. “Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Telah wafat Bapak BJ Habibie”. Najwa yang saat itu sedang berada di Studio TRANS7 untuk persiapan LIVE mata Najwa episode KPK, langsung menghubungi Dokter Vireza untuk mengonfirmasi info itu. Dan benar, tepat jam 18.03 Eyang Habibie berpulang, “Saya sendiri yang tadi memeriksa kondisi dan mengumumkan jam wafatnya ini Mbak Nana” kata Dokter Vireza.

Habibie menurut Najwa adalah cinta. Habibie pencinta yang penuh seluruh. Cintanya pada Ainun selalu sungguh, cintanya pada Indonesia tak pernah luruh. Cinta pulalah yang membuat Najwa memilih foto-foto untuk mengenang Eyang Habibie. 

"Saat ia sedang tertawa dengan mata jenakanya yang khas. Saat ia dengan ringannya berkata di Mata Najwa, 'Saya tidak lagi takut mati karena andaikan sampai waktunya nanti, Saya tahu yang akan menemui Saya pertama adalah Ainun'. Untuk Bacharudin Jusuf Habibie tercinta, selamat terbang menuju keabadian," kata Najwa.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search