Laily Firtry Sebut Ibu Hajar Hanya Dimanfaatkan "Reproduksi" oleh Ibrahim Lalu Dibuang

- Agustus 11, 2019



Aktivis feminisme Laily Firtry menyebutkan bahwa Hajar adalah pemuas nafsu bagi Ibrahim dan Sarah.


"Ketika pasangan Ibrahim-Sarah tdk segera memiliki anak, Sarah menawarkan kpd Ibrahim u/ mengambil Hajar sbg selir spy mrk memiliki anak. Tak lama berselang, lahirlah Ismail.


Sayangnya, apa hendak dikata, ktk Ismail beranjak besar, Sarah melahirkan putra lainnya, Ishaq. Dg kedatangan anaknya sendiri, Sarah merasa tersaingi dg adanya Hajar & Ismail. Keberadaan Ismail sendiri tentunya mengancam prospek Ishaq u/ mewarisi posisi ayahnya sbg pemimpin," kata Laily pada Ahad (10/8/2019)

Dg demikian, kata dia, diasingkanlah Hajar dan Ismail ke padang pasir. Ibrahim sendiri mengantarkan lalu meninggalkan mereka. Menghadapi situasi sedemikian, Hajar dengan lantangnya berseru bahwa Allah akan memberikan petunjuk baginya & putranya.


"Tak lama, Ismail pun merasa kehausan. Hajar dg semangat bertahan hidupnya brlari bolak-balik dr Safa mnuju Marwa u/ mencari sumber air bagi anaknya. Tak disangka, ktk ia kembali kpd anaknya, Ismail (& atau Jibril) mengorek pasir tandus yg kemudian mengalirkan air u/ diminum.

Apa sj pelajaran yg dpt kita ambil dr cerita Hajar? 1. Penting u/ diingat bhwa Hajar adl seorg budak kulit hitam yg hanya memegang fungsi reproduksi bagi keluarga Ibrahim. Dlm sistem perbudakan patriarkal, ia tak lebih dr pemuas keinginan Ibrahim & Sarah akan seorg putra.



Dg demikian, tak hanya tersiksa scr fisik, Hajar juga mengalami diskriminasi sistemik scr kelas & ras. Ktk fungsi reproduktifnya telah dianggap selesai, Hajar disingkirkan bgtu saja di sebuah tempat yg tdk memungkinkan ia & anaknya u/ bertahan hidup," kata feminis Magdalene ini.

Advertisement

7 komentar

avatar

Sepertinya laily ini anak kampang??!!!

avatar

Ini alumni 212 posting kayak gini, apakah benar ini webnya atau atas nama saja, kami bisa nantinya klarifikasi ke forum 212

avatar

Otak liberal tdk akan pernah bisa menerima dan mencerna nilai agama dg keimanan

avatar

Jangan menulis sesuatu yg anda tidak paham benar lily, kisah Ibrahim dan anaknya Ismail ada dalam Al-Qur'an coba kamu baca dulu jgn membuat statement dgn cara berfikir mu yg TK ada referensinya.
Saya saja yg masih belajar mengkaffahkan diri paham bagaimana Ibrahim dan hajar mendidik Ismail hingga menjadi nabi dan rasul Allaah.

avatar

Sotoy bnr ini orang,..gmn ceritanya Ismail dibawa ke Padang pasir saat usia anak²?salah bsr..buka dulu Al Qur'an baru ngemeng.

avatar

Anda hatus banyak belajar Islam dulu baru berkomentar...pengetahuan minim tapi so tahu..kerudung anda sdh mencerminkan bahwa anda belum tau apa apa...


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search