Inilah Ancaman dari Para Peserta Aksi Bela UAS di Aceh

- Agustus 24, 2019

Aksi damai membela Ustaz Abdul Somad (UAS) digelar di Aceh. Massa terdiri dari mahasiswa, santri dan ormas Islam di Banda Aceh. Unjuk rasa tersebut berlangsung di depan kantor Gubernur Aceh, Jumat (23/8).

Perwakilan Front Pembela Islam (FPI), Teungku Zainuddin Ubit, mendesak Pemerintah Aceh ikut bersikap dan membela UAS. Pemerintah diharapkan bisa menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat untuk mencabut laporan terhadap UAS.

“Kami meminta pemerintah Aceh ikut bersikap atas kasus pelaporan terhadap UAS. Kami merasa malu karena sampai sekarang belum ada reaksi. Segera meminta kepada Kapolri yang bahwa laporan itu untuk segera ditarik. Karena guru kami bukan penista agama,” kata dia dalam orasinya.



Apabila pemerintah Aceh tidak ikut merespons, maka seluruh santri dan pihak terkait lainnya siap membela UAS. Sebab, kata dia, sosok UAS adalah seorang ulama sekaligus guru bagi para santri.

"Santri Aceh hadir karena negara, agama, dan ulama. Kenapa hari ini ulama ditindas. Sampaikan ke pusat selamatkan ulama, karena mereka berjasa untuk negeri ini,” ungkapnya.

Sebelum kejadian menimpa UAS, banyak pihak termasuk pemerintah berbondong-bondong mengundangnya untuk mengisi ceramah. Namun saat UAS sedang diterpa masalah tidak pejabat pemerintah yang meresponsnya.

“Ketika sudah seperti ini siapa yang berbicara dari pemerintah Aceh. Ketika perlu dengan ulama dicari, saat sudah ada masalah diam, semua mendiskriminasikan ulama,” ujar dia.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search