Saat Sahal AS Sindir Pendukung Hijab Sebagai Kaum Overdosis

- Juli 02, 2019
kompas
Pendukung capres 01 yang juga kelompok liberalis Sahal AS menyebut orang bisa berprestasi tanpa harus berhijab. Ia menyindir kelompok islamis dengan sebutan overdosis.

"Bu Retno dan Bu Ani muslimah tak berkerudung. Tp Menteri Saudi memuji dgn kagum, tanpa menyoal pakaian keduanya," kata kandidat doktor yang tak selesai-selesai pada Senin (1/7/2019).

"Beda dgn kaum overdosis agama yg hobi nyeramahin, ngatur2, merendahkan muslimah ga berjilbab. Meski baru kenal, atau ga kenal. Dalihnya klise: sekedar mengingatkan," kata dia menambahkan.

Kicauan Sahal tentu mengundang beragam komentar dari warganet.

"Tentu pujian itu layak menurut menteri saudi tersebut tentang kinerja kedua menteri kita ini. Konteksnya jelas tentang kenegaraan, bukan keagamaan. Dosen tentu akan memuji mahasiswanya yang berhasil menjawab dengan benar, meskipun pakaiannya belum benar bagi mayoritas orang," kata akun Wahyu Lexi.

"Tumben sahal apresiasi orang arab,..biasanya dia sama komplotannya benci sama kaum arab, dia bilang jangan kearab-araban...Islam ngak boleh kearab2an... ternyata dia sadar bhwa orang arab punya etika yg baik dgn memuji menteri indonesia...gemblung lo...sahal," kata akun Hery Murti.

"Gk peduli mentri saudi, raja saudi. Atau seluruh manusia di dunia memuji dan memuja. Menutup aurat itu perintah Allah SWT dan d rinci oleh ajaran Nabi Muhammad SAW. Prcuma berilmu klw tdk mw taqwa. Ap guna seorang hamba berilmu klo mmbangkang kepada Tuhannya?" kata akun Muhammad Safran.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search