Penjelasan Kepala KPP Soal Larangan Jenggot yang Berujung Pemecatan

- Juli 02, 2019
Kepala KPP Pratama Ciamis, Aporen Siregar, membantah tudingan dirinya yang mengancam salah satu karyawannya itu karena alasan berjenggot. Dirinya mengaku menegur Elyas sebatas membersihkan jenggot saja, tidak lebih dari itu.

“Saya tidak menyuruhnya untuk mencukur jenggot, tapi membersihkannya agar terlihat rapi. Hal ini mengingat karyawan di lingkungan kami adalah pelayanan kepada masyarakat,” paparnya pada Senin (1/7/2019)

Aporen membantah kaitannya dengan dugaan perbuatan SARA. Ia mengaku sangat menghargai perbedaan, terutama masalah agama.

“Kami tidak bawa-bawa agama, agama kita sama dan kita saling menghormati dan menghargai karena itu perintah pimpinan kami,” tegasnya.

Advertisement

2 komentar

avatar

Oh negeriku...suka suka kalenlah

avatar

Segitu benciX kah kalian thd ajaran islam sampai yg berjenggot kalian intimidasi


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search