MAN 1 Sukabumi Buka Suara Soal Suka Bendera Tauhid

- Juli 22, 2019
Kepala MAN 1 Sukabumi, Pahrudin buka suara soal kelompok ekstrakurikuler Keluarga Remaja Islam Masjid Al-Ikhlas (KHARISMA) yang diduga mengibarkan bendera tauhid di sekolah mereka, MAN 1 Sukabumi, saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), atau dalam istilah Kemenag adalah MATSAMA (Masa Taaruf Siswa Madrasah). Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Saya mewakili anak didik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sukabumi terkait berkibarnya bendera itu," kata Pahrudin Ahad malam (21/7/2019).


MAN 1 Sukabumi akan menerima kunjungan Polres Sukabumi pada Senin (22/7/2019) untuk langsung melakukan pembinaan kepada siswa-siswi.

"Untuk kunjungan itu, pertama akan ada pembinaan, kedua memberi kejelasan tentang bendera itu dan membuat pernyataan bersama. Rencananya akan datang pukul 07.00 WIB," tandasnya.

Wakasek Bidang Kesiswaan MAN 1 Sukabumi, Ade Saepudin mengatakan "Siswa tidak mengerti, yang mereka mengerti itu kalimat tauhid, dan hanya digunakan untul meramaikan kegiatan MPLS dengan atribut keislaman, karena momennya adalah untuk promo ekstrakurikuler kepada adik kelasnya," ungkap Ahad (21/7).

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search