Detik-detik Emosionalnya Mahfud MD Saat Said Didu Ucapkan Ini

- Juli 03, 2019


Ada momen emosional saat mantan ketua MK Mahfud MD memberikan kritikan kepada Said Didu yang menyebutkan para intelektual tak memberikan pembelaan.

Mulanya Mahfud mengatakan apa yang dikatakan Sadi Didu sebelumnya membuatnya agak emosional dalam menanggapi.

Said Didu sempat menuturkan keluhan bahwa tidak ada intelektual yang memberikan pembelaan kepada dirinya.
"Agak emosional juga rasanya kalau misalnya Pak Said Didu mengatakan 'Wah kalau sekarang semua intelektual diam, orang ngritik ditindak, karena paslon 01 dibiarkan, enggak ada intelektual, diam saja, enggak ada yang bela' enggak juga, ini Pak Salim Said (Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan) bela kalian semua," ujar Mahfud MD di program acara Indonesia Lawyers Club, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Ia kemudian memberikan contoh terkait kasus kasus yang pernah ia bela.

Yakni mengenai kasus tokoh dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga, Neno Warisman yang pernah dituding makar.

"Saya berkali kali bela, misalnya Neno Warisman ditangkap di Riau, dituduh makar, lho saya berteriak 'enggak ada makar di situ, hanya berteriak 2019 ganti presiden kok dimakarkan, itu harus dilepas', saya bela," jelas Mahfud.

Lalu kasus tudingan penistaan agama, oleh Pengamat Politik Rocky Gerung.

"Mas Rocky Gerung itu dipanggil polisi karena harus dihukum, karena dia bilang kitab suci itu fiksi, dipanggil saya bilang 'apa dalilnya mau menghukum Rocky Gerung?' itu dimuat di semua koran. Enggak ada dalilnya, dan enggak salah. Saya bela juga," paparnya.

Mahfud juga mengingatkan Said Didu saat akun Twitternya terkena hack.

"Said Didu waktu di-hack akunnya, wah saya berteriak, 'ini biadab betul', dan itu masih ada jejak digitalnya, nah itu jangan khawatir Pak Said Didu enggak ada yang bela," kata Mahfud mengingatkan.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search