Cara Membuat Tenang Kambing Sebelum Dikurbankan

- Juli 18, 2019
Hewan yg dibolehkan utk ber qurban dikenal sbg 'bahimatul an'am' بهيمة الأنعام, yaitu: Onta, sapi dan kambing. Sapi termasuk kerbau. Boleh jantan boleh betina, tp jantan lbh utama, boleh pula yg dikebiri. Dgn syarat tdk cacat dan umur memenuhi standar.

Onta dan sapi berlaku maksimal utk 7 org, sedangkan kambing berlaku utk seorang saja. Apa yg dilakukan di sebagian sekolah atau komunitas, patungan beli seekor kambing sbg qurban atas nama bersama, tdk dpt dikatakan sbg qurban. Tp sbg pembelajaran bagus saja... Wallahu a'lam.

Mana yg lebih utama, onta, sapi atau kambing. Sebagian ulama dlm mazhab hambali melihat sisi lezat dagingnya, maka menurut mrk kambing lebih utama. Ulama dlm mazhab Syafii melihat dari segi banyak dagingnya, maka onta atau sapi lebih utama. Masalahnya fleksibel saja.

Yg paling penting hewannya memiliki syarat sah sbg hewan qurban. Ada dua syarat dasar; Pertama dari segi usia, kedua dari segi kesehatan dan keselamatan fisik.
Dari segi usia, hewan tsb harus sudah fase 'tsaniah'. Onta minimal 5 th, sapi minimal 2 th, kambing minimal 1 th.

Untuk kambing, yg dimaksud adalah sejenis kambing jawa. Kalau domba standar usia minialnya adalah 6 bulan. Ini semua menurut jumhur ulama, dlm mazhab syafii, standar usianya lebih tinggi, sapi minimal usti 3 th, kambing jawa minimal usia 2 th, domba minimal 1 th.

 Syarat kedua adalah memenuhi syarat kesehatan dan keselamatan. Ada 4 kondisi pada hewan yg membuat dia tdk sah menjadi hewan qurban;

1- Matanya jelas picek, termasuk buta,
2- Kakinya jelas pincang,
3- Sakit dgn jelas,
4- Sangat kurus.

Maka, calon pekurban, sebelum memutuskan membeli atau menetapkan seekor kambing sebagai qurban, harus memastikan kedua sisi tersebut, usia, kesehatan dan keselamatan fisik. Jangan cuma dilihat bobot badannya. Walau gemuk, kalau usianya tdk memenuhi standar, maka tdk sah.

Juga perhatikan kesehatannya atau keselamatan tubuhnya. Usianya memenuhi standar, tapi sakit, maka tidak sah. Atau sehat, tapi matanya picek, atau kakinya pincang, maka tidak sah. Adapun luka2 sedikit, atau kupingnya sobek atau tanduknya patah, ttp sah insyaAllah.

Tapi itu semua batas standar, tentu saja semakin baik semakin utama. Jika merujuk hewan qurban Rasulullah saw sebgaimana disebutkan dalam salah satu hadits, kambing kurban beliau berupa domba, bertanduk, berbulu dominan putih, gemuk dan mahal. Usahakan cari hewan terbaik.

Penting juga bagi panitia qurban yg mendapatkan amanah dari pekurban untuk mencarikan hewan qurban yg memenuhi standar kriteria. Jangan asal beli. berikan spek yg jelas kpd para pedagang, jgn hanya sebatas bobot nya saja.

Oleh: Ustaz Abdullah Haidir


Lalu, bagaimana cara menenangkan kambing sebelum disembelih?
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search