Akhirnya Perempuan Pembawa Anjing di Masjid Ditetapkan Tersangka, Meski Sakit Jiwa

- Juli 02, 2019
Akhirnya Polres Bogor resmi menetapkan perempuan pembawa anjing ke dalam Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Kabupaten Bogor, sebagai tersangka kasus penistaan agama berinisial SM. SM akan ditahan di Polres Bogor setelah menjalani observasi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Demikian ditegaskan Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena dalam keterangan persnya, Selasa (2/7/2019) pagi.

"Setelah 1x24 jam penanganan kasus wanita pembawa anjing di Sentul, penyidik telah melaksanakan gelar perkara penentuan status SM," ujar dia.

Ia menjelaskan, SM dinyatakan tersangka berdasarkan alat bukti berupa keterangan lima orang saksi dan persesuaiannya denyan barang bukti berupa rekaman video serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM di dalam masjid.

"Penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan sudah menaikan status SM menjadi tersangka," jelasnya. 



Pasal terkait adalah Pasal 156a KUHP terkait penodaan/penistaan agama. Untuk Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) baru dikirimkan penyidik Selasa (2/7) ini dan SM akan ditahan.

"Meski adanya keterangan dari keluarga tersangka bahwa yang bersangkutan memiliki gangguan kejiwaan, kita juga langsung melakukan penahanan. Tapi hingga saat ini tersangka masih menjalani observasi terkait masalah kejiwaan oleh ahli jiwa RS Polri Kramatjati, Jakarta," katanya.

Observasi tersebut untuk memastikan apakah betul tersangka terganggu kejiwaannya. "Maka dari itu tersangka kita bantarkan di RS Polri dengan penjagaan anggota Polri. Dan yang jelas untuk penanganan kasus saat ini terus berlanjut," pungkasnya.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search