Saksi Hidup Ustaz Indonesia Melihat Sidang Parlemen Mursi

- Juni 19, 2019
Mungkin banyak yg ga tau siapa beliau. DR. Muhammad Mursy, presiden Mesir tahun 2012-2013 pertama yg hafidz alQuran 30 juz. Dalam setahun masa jabatannya, dia udah membuat timur tengah guncang dengan spirit kebangkitan umat. Membuka blokade israel untuk memberi jalan para aktifis kemanusiaan masuk ke Palestina membawa bantuan dari berbagai negara.

Menggalang kekuatan internasional untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Suriah. Menjadikan Mesir sebagai mihrob perjuangan umat. Menjadikan istana negara sebagai rumah fakir miskin, & beliau tinggal di rumahnya yg sederhana.

Yg luar biasa, pada masa 1 tahun itu, gedung2 parlemen di Mesir diisi oleh para wakil rakyat yg hafidz alQuran. Saya melihat sendiri secara live sidang parlemen, membahas undang2 yg mencerminkan akhlak Islam yg adil. Tiba waktu shalat, sidang parlemen break, lalu mrk shalat bersama2.

Menara2 masjid di Mesir gempita dengan suara takbir kemenangan. Shalat subuh dipenuhi para pemuda hingga ke jalan-jalan. Perempuan berhijab dgn bebas dan bangga mengenakan hijabnya di stasiun dan bandara. Lonceng2 gereja berdentang bersama senyuman warga sekitar penuh toleransi. Masjid kampus al Azhar yg megah, untuk pertama kalinya mengadakan Shalat Jumat dengan khatibnya adalah perdana menteri Palestina; Ismail Haniye yg juga Hafidz Alquran

Saat itu, Kairo seperti menjadi harapan bagi suara2 parau umat yg teraniaya di penjuru bumi. Saat itu, saya melihat keakraban (al walaa') antara Kairo, Istambul, & Gaza. Sungguh membuat musuh2 Islam gentar

Akhirnya, setelah 1 tahun berjuang, beliau ditumbangkan lewat kudeta yg kejam. Menumpahkan darah ribuah syuhada di Rabiah square, dan masjid Ramses square. Beliau bersama pejuang lainnya dipenjara dan diancam dengan hukuman mati. Tapi sptnya Allah ga rela menyerahkan kematian beliau kpd musuhnya.

Allah menjemputnya di ruang persidangan kemarin. Setelah orasi perjuangan nya yg heroik. Sambil mengangkat 1 telunjuk ke langit. Dalam lantunan serak kalimat tauhid. Setelah menyempurnakan ibadah Ramadhannya di penjara. Beliau pergi & mewariskan hal paling berharga bagi saya pribadi. PERJUANGAN hingga akhir hayat.

Selamat jalan guruku yg perkasa...

Ustaz Hanan Attaki
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search