Polri Minta Tambahan Anggaran Rp 12,93 T untuk Hadapi Radikalisme, Intoleran DLL

- Juni 17, 2019
Dalam rapat membahas anggaran dengan Komisi III DPR untuk tahun 2020, Polri mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 12,93 triliun.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakapolri Komjen Ari Dono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).

"Mohon dukungan pimpinan dan anggota Komisi III kiranya Polri dapat tambahan anggaran pada penetapan anggaran tahun anggaran (TA) 2020 sebesar Rp 12,93 triliun," kata dia.

"Kiranya hasil rapat ini dapat mempertimbangkan adanya penambahan anggaran untuk Polri tahun 2020," harap dia.

Ari menuturkan, penambahan anggaran itu terkait dengan tantangan keamanan yang dihadapi Polri tahun 2020. Tantangan itu, pertama adalah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi yang semakin mengganggu stabilitas dan keamanan nasional. 

Kedua, hegemoni demokrasi yang telah menimbulkan potensi konflik dalam masyarakat. Ketiga, proses globalisasi dan kemajuan iptek yang menghadirkan berbagai ancaman dari segi ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya.

Ancaman juga ada dari penyebaran narkoba dan terorisme, lalu masih tingginya konflik sosial, premanisme, dan tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat. 

"Percepatan teknologi digital yang sangat cepat menuntut Polri untuk mampu menjaga keamanan dari sisi siber," katanya.



Sumber: kumparan
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search