Novel Baswedan Dinilai Sebagai "Kaum Cingkrang" Radikal

- Juni 13, 2019

Pendukung capres 01 yang juga pegiat Jaringan Islam Liberal (JIL) Akhmad Sahal menilai lembaga antibodi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpapar radikalisme. Secara tak langsung ia mencontohkan sosok di KPK itu Novel Baswedan.

"Banyak pendukung KPK yg belakangan dirundung kecemasan.. Mrk bertanya2, betulkah kaum “Islam cingkrang” makin menguat di KPK? Yuk kawal KPK. Jgn sampe lembaga vital NKRI ini terpapar radikalisme," kata dia pada Rabu (12/6/2019). Ia mengunggah tulisan rekannya Denny Siregar yang menilai KPK ada "Polisi Taliban".

Cuitan Sahal mendapatkan respons dari para pengguna media sosial.



"Kok suka sekali mengkotak-kotakkan, apa urusannya "cingkrang" dg penegakan hukum,,cb analisa itu urusan bisyaroh di lingkungan Kemenag jgn mingkem aja, ntar kl dibilang penganut Islam Nusantara ternyata doyan korupsi juga,,, ngamuk," kata warganet bernama Ainur Hamim.

Juru bicara 02 Dahnil Simanjutak juga ikut bersuara, "Mas Klo Celana Jingkrang, atau Celana Pendek bisa tangkap Bandit koruptor mantap itu. Mrk yg cemas itu adl pendukung bandit BLBI dkk," ungkap dia.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search