Masjid Al-Safar & Polemik Illuminati Kreativitas Perlu Sensitivitas

- Juni 08, 2019


Belum lama saya berkesempatan mampir ke masjid yang sempat ramai jadi polemik karena dianggap mengandung simbol-simbol Iluminati karena dianggap kental segitiga, mihrob yang antik, nuansa piramid dan menara mirip obeliks.

Masjid Al Safar berlokasi di Rest Area Kilometer 88 Jalur B Jalan Tol Purbaleunyi arah Jakarta, Masjid Al Safar merupakan masjid di rest area jalan tol terbesar se-Indonesia yang dapat menampung lebih dari 1.200 jamaah.

Masjidnya sepi, padahal musim mudik dan waktu awal sholat. Apa karena dampak polemik atau mungkin sebab lain. Sayang juga sih, karena memang lapang, indah dan parkirnya mudah.



Arsiteknya memang boleh menafsirkan apa saja atas nama kreativitas dan seni, tapi sensitivitas juga penting. Eksploitasi geometri segitiga kan bisa dalam desain yg jauh dari kontroversi. Sebagai Arsitek world class, Kang RK pasti faham aneka simbol.

Agar tidak berkepanjangan polemik, usul saya dimodifikasi saja terutama ruangan mihrob. Yang termudah mencopot gantungan bulat yg mirip mata satu dr kejauhan.  Bagian lain yg sensitif bertahap dirubah.

Bukankah tujuan membangun masjid agar ramai orang sholat dan nyaman tanpa diganggu polemik tidak penting.

Diluar soal itu, sebetulnya saya salut dengan Kang RK dan ayahnya yg juga arsitek banyak bangunan masjid. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

- Nugroho W.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search