BPN Dinilai Sudah Sholat Lupa Rukuk

- Juni 24, 2019
Rais 'Aam Syuriah Nahdlatul Ulama KH. Miftakhul Akhyar menyebutkan bahwa jabatan calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin sebagai Dewan Pengawas di BNI Syariah Dan Bank Syariah Mandiri sebaiknya tidak perlu dipermasalahkan.

"Saya kira kan sejak daftar kan sudah jelas dianggap sah, tidak ada masalah, kenapa muncul? yang punya hak untuk menentukan syarat dan tidak memenuhi syaratkan KomisI Pemilihan Umum (KPU)," ucapnya usai menghadiri Halal Bihalal dan Syukuran Warga Nadhlatul Ulama (NU) di Sunter Jakarta Utara, Ahad (23/6).

Ia heran dua jabatan yang dipegang Maruf justru diangkat kembali oleh BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ini lucu juga kan sudah jalan sekian lama, sudah kampanye sekian bulan, sudah pencoblosan tiba-tiba dimunculkan," tuturnya.

Ia pun mengibaratkan seperti seorang muslim melaksanakan shalat, namun lupa rukuk.

"Di dalam shalat saja ya di Islam, kalau orang melakukan shalat, selesai shalat kok tadi saya itu sudah rukuk atau belum ya? lupa, ya sudah sudah selesai ya selesai sudah, selesai ya sudah," tegasnya.

"Saya kira di dunia hukum sama saya kira, iya. jadi itu di KPU-nya sudah nggak ada masalah," kata dia menambahkan.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search