Rasa Presiden, Anies Sambut Para Imam Tarawih dari Palestina

- Mei 05, 2019
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut para Imam dari Tanah Palestina tiba di Tanah Air. Kedatangannya mengiringi masuknya ke bulan Ramadan.

"Mereka hadir di Indonesia untuk menjadi Imam Salat Tarawih di berbagai masjid di Indonesia. Mereka akan sujud bersama dengan saudara-saudaranya di tanah yang telah merdeka ini," kata Anies pada Ahad (5/5/2019).

Ia merasa mendapatkan kehormatan bisa menyambut kedatangan mereka, persis begitu mendarat di Jakarta. Mereka kemudian menuju ke Balai Kota.

"Kami bersilaturahim dengan delegasi para Imam Palestina ini, serta Prof. Dr. Abd al-Fattah El-Awaisi dari Akademi Riset Baitul Maqdis (ISRA) dan teman-teman dari Yayasan Sahabat Al-Aqsha.

Kami katakan, bahwa kami menyambut Anda bukan saja karena statusnya sebagai Imam dari Al-Aqsha, tapi karena kita semua adalah saudara dekat," ungkap Anies.

Bangsa Indonesia, kata dia, juga pernah merasakan dijajah. Indonesia tahu rasa sakitnya dijajah. Seperti dikatakan Prof. Fatah dalam sambutannya tentang pentingnya pendidikan untuk perjuangan, "Kami tegaskan bahwa Indonesia melakukan perjuangan menuju kemerdekaan dengan ilmu dan pendidikan juga. Para perintis kemerdekaan hampir semua adalah pendidik, guru, kaum terdidik yang juga pejuang politik. Perjuangan itu dilakukan di berbagai front," ungkap dia.

Komitmen Indonesia kepada perjuangan Palestina bukan basa-basi. Indonesia akan selalu bersama, siap mendukung perjuangan Palestina sampai kapanpun, sampai Masjidil Aqsha kembali berada di tanah merdeka bagi bangsa Palestina.

"Temuilah sebanyak mungkin rakyat Indonesia. Tinggalkan jejak kebaikan sebanyak mungkin, dan jadikanlah Ramadan ini, menjadi bulan terbaik bagi kita semua.

Talieratkan simpul persaudaraan antara bangsa Palestina dan bangsa Indonesia. Semoga merdunya suaramu jadi pemantik doa kolosal utk kemerdekaan bangsamu. Semoga sujudmu di tanah merdeka di Nusantara ini membawa keberkahan yang bisa mengantarkanmu untuk membuat tempat sujudmu di Baitul Maqdis jadi tanah yang merdeka bagi bangsa Palestina," kata Anies.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search