Pukul 01.23 WIB Setelah Penyerangan Brutal ke UAS

- April 14, 2019
Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memaparkan soal akun mantan ketua ICMI Muhammad Said Didu yang dicolong oleh pihak tak bertanggung jawab di musim pemilu.

"Sy sdh tidur ketika jam 01.23 WIB td pg Said Didu kirim WA ke sy," kata Mahfud pada Ahad Ahad (14/4/2019).

"Ia memberitahu dan meminta saya mengumumkan bhw Akun Twitternya @saididu di-hack dan dikendalikan org lain. Stlh saya lihat akunnya memang benar berisi hal2 yg tak mungkin dicuitkan oleh Pak Said, yi, serangan brutal thd UAS," kata dia menambahkan.



Mahfud menambahkan bahwa akun mantan Dirut PLN Dahlan Iskan juga dibajak tapi sekarang sudah normal lagi.

"Namun followernya yg 2,2 juta hilang. Sy blm mengonfirmasi kpd Pak Dahlan ttg musibah ini. Sungguh disayangkan, terjadinya hack thd akun dua orang yg selalu berbicara blak2an, lepas dari soal kita setuju/tdk," ungkap dia .

Ia mengingatkan terlepas dari soal kita setuju atau tak setuju pada isinya, akun Said Didu dan Iskan DahIan adalah akun yang jelas menunjukkan jati dirinya.

"Tp kita jgn buru2 menjadge bhw pembajaknya dari kelompok paslon Capres/Wapres tertentu. Bs jd ini adl pembajak yg ingin mengadu domba," kata dia.

Soal akun Didu dan penyerangan UAS bisa baca ini: https://www.alumni212.id/2019/04/uas-diserang-dengan-grafis-data-istri.html
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search