PSI Tidak Sudi Koalisi dengan PKS, Kata Raja Antoni

- April 09, 2019
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengaku partai nasionalis tidak akan  berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ideologi partai nasionalis, kata dia, akan berseberangan dengan PKS.

PSI tidak akan berkoalisi dengan PKS di seluruh pilkada gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. Ia merasa haram bila PSI berkoalisi dengan PKS.

"PSI dan PKS ibarat air dan minyak yang tidak bisa disatukan. PSI percaya dengan demokrasi tidak boleh bekerja sama dengan PKS yang hanya menjadikan demokrasi sebagai alat untuk mendirikan pemerintahan Islam versi mereka," kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Amin itu dalam keterangan resmi, Selasa (8/4).



Perolehan elektoral PKS, kata dia, memang sekitar 6 persen. Walau begitu pengaruh PKS semakin besar. Ia mencontohkan pengaruh PKS membuat kampanye calon Presiden Republik Indonesia 02 Prabowo Subianto disulap menjadi even agama yang ekslusif.

"Ini seperti yang dikeluhkan mantan Presiden SBY. Bayangkan kalau PKS yang berkuasa, tidak tahu apa jadinya Indonesia," ujar dia.

"Oleh karena itu saya mengimbau semua partai nasionalis berikrar untuk tidak berkoalisi dengan PKS. Tapi saya ragu apakah partai-partai nasionalis senior mau menarik garis tegas seperti yang dilakukan PSI," ucapnya.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search