Pendukung 01 Ribut Shaf Campur di GBK, Ini Jawaban MUI

- April 08, 2019
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yuhanar Ilyas menilai bercampurnya saf perempuan dan laki-laki tak perlu dipermasalahkan jika dalam keadaan darurat. Pemandangan seperti itu akan jamak ditemui di area Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Hal tersebut menanggapi sejumlah pihak menyoroti shaf massa pendukung Prabowo-Sandi yang bercampur antara perempuan dan laki-laki saat sholat subuh berjemaah di GBK Ahad kemarin.

"Di Masjidil Haram saja terjadi, dalam keadaan darurat semuanya bisa terjadi. Enggak masalah, namanya juga darurat, kalau kita pergi ke Makkah, Anda akan lihat itu," ujar Yuhanar, Ahad (7/4/2019).

"Susah, kan, mengatur, Masjidil Haram, kan, keliling tuh, susah mengatur walaupun sudah diatur oleh banyak petugas. Kadang nggak bisa, perempuan di depan, laki-laki di belakang, kadang satu baris bisa campur, kalau darurat, ya, nggak apa-apa," tuturnya.

Hal itu hanya bisa ditolerir untuk keadaan darurat. Sementara untuk keadaan normal di dalam masjid, hukum mengatur shaf adalah wajib.

Misalkan orang sholat harus berdiri, tapi kalau enggak sanggup berdiri, boleh duduk. Kalau enggak sanggup duduk, boleh berbaring. Lalu kalau pakaian kotor nggak bisa diganti, pakaian kotor saja juga boleh. Jadi dalam keadaan darurat itu semua yang keadaan dilarang itu dibolehkan," ungkapnya.

"Tapi kalau keadaan normal, shafnya kalau laki-laki laki di depan, perempuan di belakang. Tapi kalau di lapangan, sulit itu mungkin mengaturnya, apalagi begitu banyak orang," imbuh Yuhanar seperti dilansir kumparan.
Advertisement

5 komentar

avatar

Di GBK sholatnya semua ngadep kiblat, jgn seneng fitnah lah.

avatar

Keadaan Darurat...thats it's...

avatar

Yang koment nyinyir kebanyakan malah ga shalat kali..

avatar

Jawaban dari MUI masuk akal.. Yg penting niat sholatnya.. Bukan niat mau joget.. 😀

avatar

Shalat itu ada aturannya dan yang salah aturannya adalah orang yang ngaku islam tapi tidak shalat


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search