Omong Kosong Jokowi Hapus UN Kalau Jadi Presiden

- Maret 18, 2019
kumparan
Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah berjanji pada tahun 2014. Ketika itu ia mengatakan akan membuat terobosan di dunia pendidikan apabila terpilih menjadi presiden. Salah satu program yang akan diakukannya adalah dengan menghapuskan Ujian Nasional (UN) di tingkat SD dan SMP.

"Menurut saya UN untuk SD dan SMP lebih baik tidak ada," kata Jokowi saat menghadiri Lokakarya Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru di Hermes Palace Polonia Medan, Selasa (10/6/2014). 

Sementara untuk tingkat SMA, Jokowi menilai UN tetap bisa dilaksanakan. Namun, ujian itu tidak untuk dijadikan sebagai patokan kelulusan. Melainkan untuk pemetaan kualitas pendidikan saja. 

Namun kenyataan tersebut tidak terwujud saat dirinya menjadi presiden. UN masih saja ada. 



Pada tahun 2019 ini, misi itu akan diwujudkan oleh cawapres Sandiaga Uno. Ia berwacana menghapus UN. Alasannya, Sandi ingin menyesuaikan minat dan bakat dari anak-anak sesuai dengan pekerjaan yang diminatinya. Selain itu, UN juga dinilai menambah beban siswa-siswa.

"Kita juga pastikan bahwa sistem UN dihentikan, diganti dengan penerusan minat dan bakat. Kami juga memiliki konsep sekolah link and match, di mana kita hadirnya penyedia lapangan kerja dan pencipta lapangan kerja tersambung dengan dunia pendidikan," ungkap Sandi.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search