Jokowi Ampuni Pajak Konglomerat, PKS Bebaskan Pajak Motor

- Maret 25, 2019
Komitmen perjuangan politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar terdepan membela nasib rakyat kecil yang seringkali terabaikan dan tidak mendapatkan keberpihakan dari penguasa.

Hal ini disampaikan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam Kampanye Rapat Umum di Lapangan Pondok Gede Bekasi, Ahad (24/3/2019).



Menurut Sohibul, Rezim Presiden Jokowi kebijakan ekonominya lebih berpihak kepada kelompok kelas atas, mereka yang kaya, yang punya koneksi dengan penguasa, yang punya modal besar saja. Menurutnya, hal tersebut tidak benar dan harus dikoreksi.

"Jika Presiden Jokowi mengampuni pajak para konglomerat dan pemodal nakal yang menyimpan ribuan triliun dananya di luar negeri dengan program Tax Amnesty. Maka izinkanlah, kami Partai Keadilan Sejahtera memperjuangkan penghapusan pajak sepeda motor bagi 100 juta rakyat kecil!”

Ia menambahkan bahwa janji penghapusan pajak sepeda motor ber-cc kecil ini adalah bukti bahwa PKS ingin menegakkan keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bagi PKS, membela hak ekonomi 100 juta rakyat kecil yang menggunakan motor lebih utama dibandingan membela kepentingan segelintir elit pemodal besar yang komitmen kebangsaannya kita ragukan.”

Mantan rektor Universitas Paramadina ini mengingatkan bahwa salah satu tugas utama negara adalah menghadirkan rasa keadilan dan rasa kesetaraan diantara warganya.

“Negara harus bisa memastikan hadirnya rasa keadilan bagi seluruh rakyatnya. Tanpa ada rasa keadilan, persatuan bangsa akan sulit terwujud,” tutupnya.
Advertisement

1 komentar:

avatar

Pemasukan negara berkurang donk..g ada jalan aspal halus lgi ntar..
Terlalu..


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search