Cerita di Balik Viralnya Siluet Jamaah Sholat Christchurch Membentuk Pakis Perak

- Maret 22, 2019

Ada banyak cara untuk mengingat aksi penembakan brutal dua masjid di Christchurch pekan lalu. Salah satunya seperti yang dilakukan seorang seniman asal Australia. Ia membuat siluet jamaah sholat yang membentuk pakis perak, lambang tradisional Selandia Baru.

Gambar tersebut pun menjadi viral dalam beberapa hari terakhir, dengan banyak netizen memuji gambar tersebut.

Pat Campbell, nama seniman itu, dikenal kerap membuat kartun untuk surat kabar Canberra Times Australia. Dalam sebuah wawancara dengan CNN, ia mengatakan bahwa ia menggambar ilustrasi itu untuk mengenang mereka yang terbunuh dalam penembakan di masjid Christchurch.



"Awalnya saya menggambar 49 angka. Ketika jumlahnya direvisi menjadi 50, saya menambahkan siluet lain," kata Campbell kepada kantor berita yang berbasis di Amerika Serikat itu.

Ia mengaku ide untuk membuat ilustrasi pakis itu datang sehari setelah penembakan massal.

"Saya memikirkan pakis, simbol penting bagi Selandia Baru, bentuknya yang secara alami cocok untuk merepresentasikan orang," terangnya.

"Dari sana itu adalah langkah singkat untuk menggambarkan para korban ketika mereka berdoa (shlat)," imbuhnya.

"Banyak orang mengatakan kepada saya bagaimana gambar itu menyentuh mereka, atau memberi mereka hiburan, atau meyakinkan bahwa masyarakat luas peduli. Itu hadiah yang menyedihkan tapi luar biasa," tuturnya seperti dikutip dari The Hill, Jumat (22/3/2019).

Bagaimanapun, kata dia, dirinya tidak berharap gambar itu menjadi viral.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search