Beda Sikap Sandi dan Kiai Saat Waktu Sudah Habis

- Maret 18, 2019
kumparan
Ketika segmen menjawab pertanyaan panelis yaitu membahas soal lembaga riset, cawapres Kiai Ma'ruf Amin menyisakan waktu sekitar 26 detik dan 30 detik. Akan tetapi pada segmen saling bertanya yang hanya 8 menit untuk tanya jawab, Kiai Ma'ruf kekurangan waktu.

Kiai Ma'ruf mengatakan salah satu upaya untuk mendorong lapangan kerja adalah dengan kartu prakerja, juga dengan kartu sembako murah.

"Banyak semula penerima bantuan sosial menjadi tapi sudah berubah menjadi orang-orang yang menjadi usaha mandiri..." ucap Ma'ruf terhenti, pada Ahad (17/3/2019) malam.



"Maaf waktunya habis," potong moderator Ayuningtyas.

"Masih ada waktunya?" tanya Ma'ruf Amin.

"8 Menit Bapak totalnya. Saya ingatkan waktu kami batasi 8 menit hitunganwaktu akan dimulai saat berbicara," Ayuningtyas mengingatkan.

Kekurangan waktu juga ternyata dialami cawapres Sandiaga Uno saat merespons tanggapan Ma'ruf Amin dengan waktu tersisa sekitar 10 detik. Yaitu soal instrumen untuk memantau anggaran pendidikan yang dikelola pemerintah daerah.

"Kalau lihat instrumen, kita tidak bisa menghadirkan solusi untu masyarakat," ucap Sandi saat melewati waktu sekitar 5 detik.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search