Konsep Taaruf Dalam Islam Jadi Bahan Tertawaan Tsamara PSI

- Februari 10, 2019
Tsamara

"Pendapat loe gimana bahwa pacaran itu dilarang agama?" kata seorang presenter kepada politisi PSI Tsamara Amany.

Tsamara menjawab bahwa taaruf bukan jalan keluar.

"Gue ngelihatnya gini sih pada akhirnya kalau loe mau menentukan orang sampai menikah loe harus mengenal kan?  Jangan sampai loe akhirnya malah jadi pisah karena loe benar-benar nggak kenal sama orang ini," kata dia pada 7 Februari 2019.

"Kenapa tidak loe make sure buat kita. Toh kenapa sih selalu mengasosiasikan pacaran dengan negatif? Kalau pacarannya positif gue sih nggak lihat persoalannya di mana.  Kalau langsung menikah dan nggak kenal satu sama lain gimana nanti?  Kita malah jadi kaget," ungkap pendukung Jokowi ini.


Presenter mengatakan, "Mungkin taaruf kali? Kenalan kayak lewat telepon doang gitu. Kayaknya ada yang kurang dan nggak afdhol ngobrol sedekat itu lewat telepon atau digital doang. Ya nggak sih?"

"Gimana ya kalau yang udah nikah aja banyak kagetnya lihat pasangan. Apalagi kalau kenalan hanya via telepon dalam waktu singkat," kata Tsamara.

"Ya gue sih terserah loe kalau kayak gitu. Menurut gue sih itu hak orang. Lu mau taaruf silakan tapi loe jangan larang orang buat pacaran!" Tsamara menambahkan.

Jika hal larangan pacaran masuk rancangan undang-undang,  ia menjawab "Masa negara ngatur hak privat orang," kata politisi yang partainya melarang praktik poligami.



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search